<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6079803533062635934</id><updated>2011-10-07T07:10:14.366-07:00</updated><category term='Psikologi'/><category term='Kesehatan'/><category term='Tips'/><category term='Games Edukatif'/><category term='Olahraga Anak'/><category term='Belajar Bahasa'/><category term='Desain Kamar'/><category term='Belajar Membaca'/><title type='text'>Pintar dan Cerdas dengan Bermain</title><subtitle type='html'>Media Edukasi Tumbuh Cerdas Anak dan Peran Orang Tua dalam Pendidikan anak usia dini</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://tokomainananak.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6079803533062635934/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokomainananak.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_bbHFqZ1XyUU/S1geydL1uyI/AAAAAAAAATE/WRTcLgOmVKQ/S220/didik.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>20</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6079803533062635934.post-4214673586317008435</id><published>2011-04-27T20:03:00.000-07:00</published><updated>2011-04-27T20:19:01.894-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Belajar Membaca'/><title type='text'>Cara Stimulasi Belajar Membaca Anak</title><content type='html'>Membacakan buku kepada anak adalah satu cara efektif menstimulasi keterampilan berbahasa dan penting peranannya dalam perkembangan sel otak anak. Ketika orang tua membaca anak anda mempelajarinya sebagai sebuah pengalaman positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membacakan buku kepada anak sebaiknya dilakukan dengan penuh kasih sayang. Pilihlah buku-buku bergambar, warna-warni, dan bertulisan besar dan berkalimat tidak panjang. Anak akan ikut asyik menikmati gambar,warna,dan belajar mengenal huruf. Bahkan dari pengalaman kemampuan komunikasi anak akan bertambah. Anak akan belajar mengeksplorasi isi buku dan bertanya pada orang tua tentang hal-hal yang ingin dia ketahui sehingga kosakata dan pengalamannya akan bertambah dengan temuan objek baru memalui buku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping itu, orang tua harus pandai memilih  buku dengan cerita yang mudah dipahami SESUAI dengan  usianya. Karena  cerita yang sulit dipahami atau tidak sesuai dengan  tingkat kemampuan  anak berdasarkan usianya dapat membuat anak menjadi  frustasi dalam  membaca, dan bisa jadi membuatnya tidak mau belajar lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu   anak mulai belajar membaca, orang tua harus memotivasi   membaca secara oral agar ia dapat mengembangkan ketrampilan membaca yang   lebih baik, meningkatkan kemampuan memahami konsep bahasa yang lebih   tinggi dan meningkatkan kepercayaan diri anak dalam membaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak belajar dari pengalamannya melihat,menilai, dan meniru. Kebiasaan orang tua sehari-hari bisa menjadi perilaku yang di contoh anak. Jika orang tua suka membaca buku maka kebiasaan ini bisa dicontoh anak. Anak akan terdorong untuk suka membaca juga. Menanamkan kebiasaan membaca penting untuk perkembangan anak menuju tingkat kedewasaan yang lebih tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa cara yang simpel bisa anda coba untuk Stimulasilah kebiasaan membaca anak &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Bacakanlah buku setiap anak hendak tidur. Waktu ini efektif karena pada kondisi relaks anak akan lebih mudah menyerap dan memahami isi cerita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Berikan buku-buku cerita anak sebagai kado ulang tahun.&lt;br /&gt;Kado ulang tahun hendaknya&amp;nbsp; bermanfaat bagi anak. Berikanlah kado ulang tahun yang bisa mendorong anak membaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Sediakan buku buku cerita dengan gambar dan cerita menarik di kamar anak.&lt;br /&gt;Buku-buku cerita yang menarik dalam kamar anak dapat merangsang anak untuk membaca.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Buat orang tua, sebaiknya biasakan membaca di dekat anak. Sebagai orang tua kadang kita merasa terganggu jika membaca dekat anak. Dan akhirnya memilih tempat sendiri untuk membaca.&amp;nbsp; Hal ini sering dilakukan orang tua. Biarkan anak berperilaku apa adanya dengan mengganggu anda. berikan pengertian yang baik dan ajak anak ikut membaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Ajaklah anak-anak ke toko buku beri kesempatan anak memilih buku yang paling dia sukai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan Membacakan buku sejak dini dan terus menerus, anak akan menjadi senang membaca.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6079803533062635934-4214673586317008435?l=tokomainananak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokomainananak.blogspot.com/feeds/4214673586317008435/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokomainananak.blogspot.com/2011/04/cara-stimulasi-belajar-membaca-anak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6079803533062635934/posts/default/4214673586317008435'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6079803533062635934/posts/default/4214673586317008435'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokomainananak.blogspot.com/2011/04/cara-stimulasi-belajar-membaca-anak.html' title='Cara Stimulasi Belajar Membaca Anak'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_bbHFqZ1XyUU/S1geydL1uyI/AAAAAAAAATE/WRTcLgOmVKQ/S220/didik.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6079803533062635934.post-586427861139081311</id><published>2011-04-13T07:46:00.000-07:00</published><updated>2011-04-13T07:46:48.036-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>Merawat Gigi pada Anak</title><content type='html'>Merawat gigi harus diajarkan sebelum bayi mulai tumbuh gigi pertamanya. Gigi anak sebenarnya sudah terbentuk sejak usia sejak usia kehamilan 6 bulan.&amp;nbsp; Pada saat lahir bayi sudah mempunyai 20 gigi susu pada rahangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menggosokkan lap yang lembab dengan lembut ke gusi bayi setelah makan  dapat mencegah terkumpulnya bakteri-bakteri perusak. Setelah seorang  anak memiliki beberapa gigi yang sudah tumbuh, sebaiknya ia mulai  diperkenalkan dengan sikat gigi. Gunakan sikat gigi khusus untuk anak  yang memiliki bulu sikat yang lembut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTNljha0xeGAHyqIFy6ykJj3CgfGF2kU-8eoiNhqdqBDC7LYsNJ" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTNljha0xeGAHyqIFy6ykJj3CgfGF2kU-8eoiNhqdqBDC7LYsNJ" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;Kerusakan gigi dapat terjadi pada bayi bila orang tua memiliki kebiasaan  yang kurang baik seperti membiarkan bayi tidur dengan botol susu  dimulutnya. Menurut beberapa dokter gigi anak, kebiasaan semacam ini  dapat merusak gigi bayi bila dibiarkan terus menerus. Gula yang terdapat  pada susu yang menempel terus di gigi bayi selama berjam-jam dapat  merusak enamel gigi. Awalnya dapat terjadi perubahan warna pada gigi  depan. Lama kelamaan bila dibiarkan dapat timbul lubang gigi. Orang tua  juga harus membiasakan waktu minum susu yang teratur karena menghisap  botol susu terus menerus sepanjang hari dapat merusak gigi bayi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaiknya anak diperiksa giginya pada dokter gigi yang khusus merawat  anak-anak atau yang biasa disebut dokter gigi anak (pediatric dentist).   Dokter gigi anak dapat merawat berbagai masalah kesehatan gigi yang  umumnya dihadapi oleh anak-anak.&lt;br /&gt;Dokter gigi anak bekerja dengan tujuan pencegahan masalah-masalah  kesehatan gigi sebelum timbul, dan perawatan melalui pemeriksaan teratur  agar gigi dan gusi tetap sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaiknya seorang anak dibawa mengunjungi dokter gigi pada usia satu  tahun. Dokter gigi akan menjelaskan bagaimana cara membersihkan gigi  yang baik dan benar. Dokter gigi juga akan memeriksa keadaan kesehatan  gigi anak. Kunjungan awal seperti itu dapat membantu mengenali  masalah-masalah yang mungkin timbul. Selain itu, kunjungan ini dapat  membuat anak menjadi terbiasa dan tidak takut terhadap dokter gigi.&lt;br /&gt;Lubang gigi dapat timbul karena makanan yang menempel pada gigi dan  tidak segera dibersihkan. Makanan tersebut akan membentuk semacam zat  asam yang dapat merusak lapisan-lapisan gigi. Bila lapisan gigi rusak  maka akan timbul lubang gigi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyikat gigi sedikitnya dua kali sehari dapat menjaga kesehatan  gigi. Anak usia 2 atau 3 tahun sudah mulai dapat menggunakan pasta gigi  saat menyikat gigi asalkan dengan diawasi orang tua. Pasta gigi yang  diberikan tidak perlu banyak. Pastikan anak meludahkan pasta giginya  keluar setelah menyikat gigi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anak anda mengeluhkan rasa nyeri di giginya segera bawa anak  anda ke dokter gigi. Nyeri tersebut dapat merupakan tanda adanya lubang  di gigi anak yang membutuhkan perawatan.&lt;br /&gt;Biasakan untuk melakukan kunjungan teratur ke dokter gigi paling  tidak setahun sekali seiring dengan pertumbuhan anak. Pembatasan asupan  gula dan sikat gigi secara teratur dapat membantu menjaga kesehatan  gigi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang tua mempunyai peranan penting untuk mengajari anak akan kebiasaan untuk selalu menjaga kesehatan gigi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6079803533062635934-586427861139081311?l=tokomainananak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokomainananak.blogspot.com/feeds/586427861139081311/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokomainananak.blogspot.com/2011/04/merawat-gigi-pada-anak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6079803533062635934/posts/default/586427861139081311'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6079803533062635934/posts/default/586427861139081311'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokomainananak.blogspot.com/2011/04/merawat-gigi-pada-anak.html' title='Merawat Gigi pada Anak'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_bbHFqZ1XyUU/S1geydL1uyI/AAAAAAAAATE/WRTcLgOmVKQ/S220/didik.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6079803533062635934.post-3436733311680413425</id><published>2011-04-13T07:15:00.000-07:00</published><updated>2011-04-13T07:15:53.426-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips'/><title type='text'>Belajar Komputer  Anak</title><content type='html'>Teknologi informasi dari waktu ke waktu terus berkembang. Begitu pula  dengan komputer. Saat ini komputer bukan lagi barang mewah. Komputer  bisa dipakai untuk bekerja, belajar dan bermain. Adanya jaringan  internet yang tersambung dengan komputer dapat menjadi tambang ilmu bagi  anda dan anak anda. Akan tetapi sebagai orang tua pembelajaran komputer  dan internet kepada anak anda harus dilakukan secara selektif.  Minimalkan efek negatif dari penggunaan komputer seperti anak akan lebih  asyik bermain komputer daripada melakukan aktifitas sosial, anak jadi  malas menulis lebih senang menulis menggunakan komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTS03bVQbUbgYCw9wWQoMQOst25MGXMDLT1SM09OfiJ0G_MHEeD" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTS03bVQbUbgYCw9wWQoMQOst25MGXMDLT1SM09OfiJ0G_MHEeD" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Metode belajar dengan komputer adalah salah satu yang  paling disukai anak. Perhatikan putera-puteri anda ketika melihat  komputer. Apa respon mereka? Rasa penasaran mendorong anak untuk  mencoba. Dari mencoba itulah transfer ilmu pengetahuan mengalir. Anak  akan belajar memegang mouse, mengenal huruf, angka,tanda baca dari  keyboard. Komputer bisa digunakan untuk belajar mewarnai,menggambar,  menulis, pengenalan bentuk,membuat garis,belajar menyanyi, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang tua hendaknya bisa selektif dan pintar memilihkan  program/software yang bisa digunakan untuk menambah pengetahuan mereka.  Banyak sekali software pembelajaran anak bisa anda dapatkan melalui cd  dan atau download via internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang terpenting pada saat belajar komputer adalah pendampingan orang tua.Dengan demikian efek negatif dari komputer bisa diminimalisir. Oleh karena sangat pentingnya komputer, maka tidak ada salahnya mulai perkenalkan komputer kepada anak sejak dini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6079803533062635934-3436733311680413425?l=tokomainananak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokomainananak.blogspot.com/feeds/3436733311680413425/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokomainananak.blogspot.com/2011/04/belajar-komputer-anak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6079803533062635934/posts/default/3436733311680413425'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6079803533062635934/posts/default/3436733311680413425'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokomainananak.blogspot.com/2011/04/belajar-komputer-anak.html' title='Belajar Komputer  Anak'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_bbHFqZ1XyUU/S1geydL1uyI/AAAAAAAAATE/WRTcLgOmVKQ/S220/didik.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6079803533062635934.post-8472573208322588077</id><published>2011-04-05T06:48:00.000-07:00</published><updated>2011-04-05T06:55:27.525-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Olahraga Anak'/><title type='text'>Cara Mengajar Anak Bersepeda</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.sheldonbrown.com/images/9305N14R25irst%20Bike.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://www.sheldonbrown.com/images/9305N14R25irst%20Bike.jpg" width="133" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Bersepeda adalah salah satu aktifitas outdoor yang disukai anak-anak dan orang dewasa. Masing masing orang tua memiliki cara tersendiri mengajarkan anak naik sepeda. Belajar bersepeda yang&amp;nbsp; baik sebaiknya menyesuaikan dengan tinggi badan anak.&lt;br /&gt;Terdapat tiga ketrampilan dasar yang harus diajarkan kepada anak anda: Mengayuh, Mengemudi, dan Keseimbangan. Dengan menguasai ketiganya memungkinkan anak bisa menaiki sepedanya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi kebanyakan anak, sepeda roda tiga adalah langkah pertama dalam belajar bersepeda. Sepeda ini cocok untuk anak usia 1-2 tahun. Idealnya, seorang anak harus mendapatkan sepeda roda tiga bahkan sebelum ia belajar berjalan.Sepeda roda tiga berguna untuk mengajarkan anak mengemudi dan mengayuh. Anak akan belajar mengayuh pedal dengan tenaganya agara sepeda bisa jalan, belajar mengerem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anak sudah bisa menguasai teknik mengemudi dan mengayuh maka saatnya&amp;nbsp; belajar dengan menggunakan sepeda yang lebih besar untuk belajar berlatih keseimbangan. Biasanya untuk anak usia 2,5 - 4 tahun kita bisa menggunakan sepeda dengan ukuran roda 12''.&amp;nbsp; Pilih sepeda yang memiliki roda empat dimana ada roda kecil berpasangan untuk menyangga anak agar tidak jatuh dan paling tidak ketika anak duduk di atas jok kedua kaki sudah bisa menyangga dan menopang berat badannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anak sudah merasa nyaman menaikinya, mulailai melepas salah satu roda penyangga&amp;nbsp; yang ada. Hal ini untuk mengajarkan anak menjaga keseimbangan ketika bersepeda. Latihan keseimbangan ini perlu agar anak tidak mudah jatuh. Berikan pemahaman yang baik agar anak bisa menjaga keseimbangan dengan roda tiga dan berikanlah motivasi yang positif jika anak terjatuh agar anak bisa belajar dari pengalaman dan tidak takut jatuh. Anda bisa mengajarinya di lapangan yang berumput supaya jika jatuh tidak sakit dan terluka. Jika sudah bisa anda bisa mengajarinya melewati jalan yang lebih halus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anak anda sudah bisa berjalan dengan roda penyangga satu, mulailah sedikit demi sedikit naikkan roda penyangganya agar mengambang. Dari situ anak bisa belajar menjaga keseimbangan. Ketika berlatih pegang sadelnya atau badannya lalu lepaskan sedikit demi sedikit. Dan ikutilah anak dari belakang dan atau dari samping untuk antisipasi jika anak anda akan jatuh. Dengan cara ini, sedikit demi sedikit kepercayaan dirinya akan terbangun. Dalam proses ini yang anda butuhkan hanya kesabaran. Jangan sekali-kali menghakimi kesalah anak karena mereka akan belajar dari pengalaman. Biasanya proses ini membutuhkan waktu kurang lebih seminggu sampai anak anda bisa naik naik sepeda sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika sudah mahir mulailah mengajarkan cara berbelok, mengerem, mulailah beri sedikit rintangan misalnya jalan menanjak,turunan, menghindari batu, menyalip dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok selamat mencoba.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6079803533062635934-8472573208322588077?l=tokomainananak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokomainananak.blogspot.com/feeds/8472573208322588077/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokomainananak.blogspot.com/2011/04/cara-mengajar-anak-bersepeda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6079803533062635934/posts/default/8472573208322588077'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6079803533062635934/posts/default/8472573208322588077'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokomainananak.blogspot.com/2011/04/cara-mengajar-anak-bersepeda.html' title='Cara Mengajar Anak Bersepeda'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_bbHFqZ1XyUU/S1geydL1uyI/AAAAAAAAATE/WRTcLgOmVKQ/S220/didik.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6079803533062635934.post-308181157900017968</id><published>2011-04-02T20:13:00.000-07:00</published><updated>2011-04-02T20:40:05.671-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Psikologi'/><title type='text'>Stimulasi otak dan Perasaan Anak dengan MUSIK</title><content type='html'>Hasil penelitian menunjukkan bahwa musik klasik dapat meningkatkan sekaligus memperkaya perkembangan otak anak di bawah usia tiga tahun. Mendengarkan musik pada si kecil dapat meningkatkan kemampuannya kreatifitas dan sains. Hasil penelitian menunjukkan bahwa musik klasik dapat meningkatkan sekaligus memperkaya perkembangan otak anak di bawah usia 3 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal tersebut dicapai melalui ritme, melodi, dan harmonisasi. musik klasik dapat memperkaya kemampuan spatial otak, atau kemampuan memahami konstruksi obyek dua dan tiga dimensi. Kemampuan ini sangat penting bagi penguasaan ilmu matematika dan sains. Penelitian lain juga membuktikan bahwa musik klasik dapat meningkatkan kreatifitas.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSqLOS5QKE_bjaJb2W0RQIAVY0SSc5vHPdCMTvW0NkNvsE9STV-" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="194" src="http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSqLOS5QKE_bjaJb2W0RQIAVY0SSc5vHPdCMTvW0NkNvsE9STV-" width="259" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Musik dapat mempengaruhi  secara emosi, fisik, mental, dan spiritual. Jenis musik mana yang baik untuk kesehatan emosi, fisik, mental, dan spiritual sering membawa kita pada berbagai kontroversi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;MANFAAT MUSIK BAGI SI KECIL :&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Mampu merangsang tidur yang nyenyak, dan mendorong produksi hormon pertumbuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Menenangkan tubuh, otot dan saraf, membantu mempersiapkan otak untuk belajar dan juga meningkatkan kecerdasan intelektual (IQ) dan emosional (EQ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Dalam format, ritme, dan melodi yang berbeda, musik dapat merangsang fungsi otak dan menciptakan serat saraf pada otak yang berguna dalam kemampuan di bidang matematika dan sains di masa depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Mendorong komunikasi antarsel saraf, meningkatkan kemampuan bahasa dan membaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.Mampu meningkatkan pertumbuhan emosional, daya khayal, dan kreativitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.Menawarkan kesenangan, mendorong otak anak untuk mengatur kembali ide-ide, mengembangkan daya ingat, dan menggunakannya secara efisien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.Mozzart efek, adalah beberapa istilah dalam musik yang mempengaruhi orang untuk dapat meningkatkan kecerdasan. Ada beberapa penelitian yang menyatakan bahwa anak telah mendengar musik, tingkat kecerdasaannya yang lebih tinggi dari rata-rata dari seseorang yang tidak tahu musik. Dengan beberapa cara, untuk merangsang otak agar “belajar” tentang segala sesuatu dari nada musik. Musik klasik juga yang baik untuk bayi dan ibu hamil karena akan meningkatkan kecerdasan bayi dan membuat si ibu lebih santai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.Menyegarkan. Kadang-kadang ketika kita merasa bosan dan tidak tahu apa yang harus dilakukan, dengan mendengarkan musik walaupun hanya beberapa saat kita akan dapat merasa segar kembali. Jadi kita akan mendapatkan semangat kembali untuk melakukan aktifitas kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.Motivasi. Kita dapat mengambil contoh ketika upacara bendera atau acara kenegaraan atau bahkan ketika pemberian mendali olimpiade. Ketika kita mengikutinya, kami ikut menyanyikan lagu nasional atau lagu kebangsaan. Dengan menyanyikan itu kita akan termotivasi untuk mencintai bangsa kita, pahlawan nasional, dan bahkan juga memberikan semangat baru bagi kita. Bahkan ada beberapa orang yang akan mudah belajar atau bekerja dengan mendengarkan musik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10.Terapi. Beberapa pakar menyatakan bahwa musik juga bermanfaat dari sisi medis. Ketika sakit dengan mendengarkan musik tertentu akan bisa menjadi terapi yang diharapkan dapat menyembuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11.Komunikasi. Sebagai bahasa universal, musik dapat menjadi pesan ke semua negara di dunia tanpa membatasi bahasa. Bahkan satelit luar angkasa yang dikirimkan ke luar angkasa juga membawa musik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disadur dari: www.&lt;span class="f"&gt;&lt;cite&gt;indonesiajenius.com&lt;/cite&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6079803533062635934-308181157900017968?l=tokomainananak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokomainananak.blogspot.com/feeds/308181157900017968/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokomainananak.blogspot.com/2011/04/stimulasi-otak-dan-perasaan-anak-dengan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6079803533062635934/posts/default/308181157900017968'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6079803533062635934/posts/default/308181157900017968'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokomainananak.blogspot.com/2011/04/stimulasi-otak-dan-perasaan-anak-dengan.html' title='Stimulasi otak dan Perasaan Anak dengan MUSIK'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_bbHFqZ1XyUU/S1geydL1uyI/AAAAAAAAATE/WRTcLgOmVKQ/S220/didik.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6079803533062635934.post-6421080082575508652</id><published>2011-03-29T20:51:00.000-07:00</published><updated>2011-04-02T20:25:39.439-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Psikologi'/><title type='text'>Cara Melatih Ketrampilan Sosialisasi pada Anak</title><content type='html'>&lt;i&gt;Pengajaran keterampilan sosial untuk anak-anak adalah sangat penting untuk membuat mereka nyaman dan tenang dalam setiap situasi sosial tertentu.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berharap anak anda berperilaku seperti orang dewasa adalah tidak mungkin karena anak belum mempunyai pengalaman,pemahaman dan kedewasaan ketika menghadapi berbagai situasi kehidupan.&lt;br /&gt;Itu sebabnya, pengajaran keterampilan sosial kepada anak-anak seperti kerjasama, komunikasi positif, yang membantu dan sopan, sangat penting untuk perkembangan anak yang tepat.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSwYt5HxYIUE5KJL9kXjQpLLureeXKELbg5-Y8AAzMeKj9u5Rd5" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="192" src="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSwYt5HxYIUE5KJL9kXjQpLLureeXKELbg5-Y8AAzMeKj9u5Rd5" width="262" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Mengajarkan ketrampilan sosialisasi kepada anak akan efektif bila dilakukan dengan permainan dan kegiatan. Orang tua harus jeli memilih jenis permainan dimana anak akan bisa belajar berperilaku,berkomunikasi dan menampilkan diri dalam situasi sosial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa bentuk permainan yang bisa dicoba:&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;1. Melatih Kerjasama&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mintalah anak-anak berdiri membentuk lingkaran. &lt;br /&gt;Selanjutnya, menggambar sebuah lingkaran di tengah dengan kapur. &lt;br /&gt;Berikan instruksi yang segera setelah Anda peluit, anak-anak harus menjalankan dan mengakomodasi diri dalam lingkaran ditarik oleh Anda.&lt;br /&gt;Setelah anak-anak melakukannya, membuat lingkaran lain yang lebih kecil di antara lingkaran sebelumnya yang dipakai. Sekarang, anak-anak harus menyesuaikan diri di daerah yang lebih kecil. Saat melakukan sehingga anak-anak harus terus satu sama lain atau membuat saran bagaimana agar sesuai itu. Jadi, dengan melakukan permainan tim tersebut untuk anak-anak, komunikasi dan kerjasama di antara mereka bisa ditingkatkan jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2. Belajar Mendengar dan Memahami Kenyataan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering kali,anak-anak kurang memperhatikan apa yang orang lain katakan di kelas. Menanamkan keterampilan mendengarkan menjadi sangat penting untuk menjaga sopan santun. Sebuah kegiatan yang menyenangkan bagi anak-anak mengajarkan keterampilan sosial adalah meminta anak-anak duduk dalam lingkaran. Selanjutnya, minta salah satu dari mereka untuk memberitahu orang lain hobi favoritnya. Setelah ini, anak duduk di sebelahnya harus memberitahu hobi favoritnya, tapi sebelum itu ia harus mengulang hobi anak sebelumnya. Demikian juga, semua anak memberitahu hobi mereka dan ulangi yang anak-anak sebelumnya. Setiap kali seorang anak lupa, guru atau anak-anak lain yang dapat membantu dia. Kegiatan ini sangat tepat dan menyenangkan guna mengajarkan anak-anak bergiliran ketika berbicara serta mendengarkan orang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3. Belajar Menghargai dan Berkomunikasi Positif&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat anak-anak berdiri membentuk lingkaran. Selanjutnya, minta mereka untuk satu per satu menceritakan satu hal yang mereka sukai dari anak lain di kelas. Sebagai contoh tentang tulisan tangan,warna rambutatau bagaimana teman mereka ketika sedang bernyanyi, dll Setelah itu, anak harus berpindah tempat ke teman yang dia ceritakan. Sekarang, giliran anak ini untuk mengatakan sesuatu yang baik tentang anak lagi. Ini adalah kegiatan menyenangkan untuk membangun Team yang baik. Lanjutkan permainan sampai masing-masing anak mendapat kesempatan untuk mengubah tempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4. Role Play&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Role play adalah permainan yang sangat bagus untuk mengajarkan ketrampilan sosial kepada anak autis.&lt;br /&gt;Misalnya, untuk mengajar anak-anak sopan santun, Anda dapat meminta dua anak membuat sebuah adegan, dimana satu memberikan yang  buku dan yang lain mengatakan "terima kasih". Atau, adegan dimana seorang anak tidak sengaja menginjak kaki seseorang yang lain dan kemudian " minta maaf" kepadanya. Anda bisa membimbing anak bagaimana untuk menyapa, berbicara dan menjadi teman dengan seseorang. Demikian juga, bagaimana membantu orang lain, bagaimana menjadi seorang teman yang baik, bagaimana menjadi hormat, semua bisa diajarkan secara efektif dengan perencanaan memainkan peran kreatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;5. Berperan sebagai Model&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk semua orang tua yang bertanya-tanya,, "bagaimana untuk mengajarkan keterampilan sosial kepada anak-anak?" Jawabannya terletak pada pemodelan perilaku yang benar kepada anak-anak dalam keadaan apapun. Anak-anak sering meniru perilaku dan pola komunikasi diikuti oleh orangtua dan guru mereka. Jadi, untuk meningkatkan keterampilan sosial, orang dewasa harus memastikan bahwa mereka sendiri adalah sopan, sopan, koperasi, positif dan membantu orang, jika mereka mengharapkan anak-anak menjadi begitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain permainan di atas, untuk mengajar keterampilan sosial kepada anak-anak, olahraga dan kegiatan kelompok seperti membaca bersama-sama dapat cukup efektif juga. Belajar keterampilan sosial adalah kegiatan yang berkelanjutan sampai dewasa maka kunci utama adalah terletak pada praktek dan keterampilan yang dipelajari setiap menit satu hari!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6079803533062635934-6421080082575508652?l=tokomainananak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokomainananak.blogspot.com/feeds/6421080082575508652/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokomainananak.blogspot.com/2011/03/cara-melatih-ketrampilan-sosialisasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6079803533062635934/posts/default/6421080082575508652'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6079803533062635934/posts/default/6421080082575508652'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokomainananak.blogspot.com/2011/03/cara-melatih-ketrampilan-sosialisasi.html' title='Cara Melatih Ketrampilan Sosialisasi pada Anak'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_bbHFqZ1XyUU/S1geydL1uyI/AAAAAAAAATE/WRTcLgOmVKQ/S220/didik.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6079803533062635934.post-2580161254198003015</id><published>2011-03-28T00:52:00.000-07:00</published><updated>2011-04-02T20:26:07.032-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Psikologi'/><title type='text'>Mengatasi Masalah Anak dengan HIPNOPARENTING</title><content type='html'>Apakah anak anda bermasalah? ga mau makan,malas belajar,tidak bisa fokus, kecanduan games onlinedll. Metode penyembuhan dengan hipnoterapi&amp;nbsp; bisa menjadi alternatif&amp;nbsp; untuk anda. Secara umum hipnoterapi akan membantu memulihkan orang-orang yang menderita oleh tekanan psikosomatis seperti mental block,phobia,traumatik,stroke sampai penyempitan pembuluh darah. Sebab secara umum, orang-orang sakit 70% disebabkan oleh psikosomatis dan sisanya oleh alasan medis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hipnoterapi bisa dilakukan oleh semua orang karena merupakan seni berkomunikasi dalam bahasa verbal dan non verbal. Salah satu metode yang terkenal adalah mencari akar persoalan seseorang dengan penelusuran masa lalu. Khusus untuk anak-anak hipnoterapi adalah ilmu untuk mendidik anak yang dibesarkan dengan menggunakan metode hipnosis modern. Untuk anak-anak bisa diterapkan saat usia mereka 3 tahun sampai tahap kuliah.&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQ59b6SZ8eX7nmGQl1xugMR8cseehNyGNptlg7197kvYP7Hhlu-" imageanchor="1" style="clear:right; float:right; margin-left:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="248" width="203" src="http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQ59b6SZ8eX7nmGQl1xugMR8cseehNyGNptlg7197kvYP7Hhlu-" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Agar efektif,para orang tua disarankan mengikuti sesi hipnoterapi dan kemudian disugestikan kepada anak-anak mereka khususnya pada anak-anak yang dianggap punya masalah. Otak manusia terdiri dari otak sadar dan otak bawah sadar. Pada orang dewasa sekitar 12% adalah otak sadar, 88% adalah otak bawah sadar. Otak bawah sadar anak adalah sekitar 95%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya dari ilmu hipnosis diketahui hipnosis adalah komunikasi atau perintah ke otak bawah sadar . Otak bawah sadar adalah otak perasaan dan emosi dan merupakan longterm memori yang akan diingat sampai anak dewasa. Artinya perintah dan kata-kata orang tua 95%masuk ke pikiran anak tanpa di filter atau disaring.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar hipnosis yang disampaikan pada orang tua benar-benar efektif, sugestinya bisa dilakukan pada pagi hari pada saat anak sedang dalam keadaan tenang atau dalam kondisi relaks. Penyampaiannya harus diawali dengan senyum dari para orang tua. Bila masuk ke alam bawah sadar maka dampaknya akan tahan lama. Kata kata lembut penuh kasih sayang adalah salah satu kunci suksesnya mendidik anak. Hindari kata terlalu keras dan negatif. Bila sudah terkena maka penyembuhannya makan waktu yang cukup lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melakukan persuasi melalui ilmu hipnosis adalah salah satu teknik terapi terhadap anak yang bermasalah (pemarah,anak emosional,sulit makan,sulit minum susu,dll). Secara prinsip membujuk harus didahului dengan sesuatu yang menyenangkan bagi anak&amp;nbsp; yakni secara halus dan lembut serta intonasi yang baik. Sangat efektif bila dilakukan dengan sentuhan-sentuhan fisik kecil seperti pada tangan, pipi, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kunci berkomunikasi saat anak mengalami masalah adalah dengan cara memberikan yang terbaik kepadanya. Terlebih kalo kita mensugesti anak dengan senyum dan disertai dengan kata-kat yang lembut dan melalui komunikasi yang tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Disadur dari:&lt;/b&gt; Majalah Nyata IV Maret 2011&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6079803533062635934-2580161254198003015?l=tokomainananak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokomainananak.blogspot.com/feeds/2580161254198003015/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokomainananak.blogspot.com/2011/03/mengatasi-masalah-anak-dengan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6079803533062635934/posts/default/2580161254198003015'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6079803533062635934/posts/default/2580161254198003015'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokomainananak.blogspot.com/2011/03/mengatasi-masalah-anak-dengan.html' title='Mengatasi Masalah Anak dengan HIPNOPARENTING'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_bbHFqZ1XyUU/S1geydL1uyI/AAAAAAAAATE/WRTcLgOmVKQ/S220/didik.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6079803533062635934.post-3144914219422476077</id><published>2011-03-25T10:14:00.000-07:00</published><updated>2011-04-02T20:26:43.728-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Psikologi'/><title type='text'>Cara Melatih Anak Belajar Mandiri</title><content type='html'>Sikap mandiri perlu di tanamkan pada anak sedini mungkin. Bila anak mandiri, anak akan percaya diri dimanapun berada.&lt;br /&gt;Perlu dipahami bahwa untuk melatih berani dan mandiri itu harus berjalan secara simultan, dan orang tua sebagai pelatih harus menyadari juga bahwa semuanya itu tidak bisa instan, memerlukan proses dan waktu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang masalah yang dihadapi anak sehari-hari dapat dengan mudah diatasi dengan adanya campur tangan orang tua. Namun cara ini tentunya tidak akan membantu anak untuk menjadi mandiri. Ia akan terbiasa “lari” kepada orang tua apabila menghadapi persoalan, dengan perkataan lain ia terbiasa tergantung pada orang lain, untuk hal-hal yang kecil sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa langkah-langkah membangun kemandirian anak:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1. Menumbuhkan “basic trust”&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Setiap bayi sebenarnya sudah memiliki basic trust, tetapi ketika dia balita sebaiknya orang tua sepatutnya memberikan respon positif atas kebutuhan si anak. Hal ini dapat meningkat perasaan “trust” dari si balita dan balita pun akan merasa aman juga didalam kehidupannya. Nah dengan perasaan aman/secure, balita pun akan lebih berani didalam menghadapi tantangan yang ada dihadapannya. Mandiri pun akan ikut terbentuk juga ketika menyelesaikan persoalannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2. Memberikan “tanggungjawab” atau kepercayaan kepada anak&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita melihat/merasa anak kita melakukan sesuatu yang kita rasa dia mampu melakukannya, sebaiknya kita memberi kesempatan kepada dia untuk melakukannya sendiri. Misal ketika dia selesai makan dan ingin meletakkan piringnya di tempat cucian, kita bisa memberi kesempatan itu kepada dia dan jangan melarangnya jika kita merasa dia mampu serta jangan terlalu risau juga (contoh takut pecah karena harganya mahal). Memberi kesempatan dan kepercayaan kepada dia seperti itu dapat membuat anak berani dan mandiri juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3. Memberi contoh&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Anak akan selalu mencontoh, hal ini juga berlaku ketika kita ingin anak berani dan mandiri. Jika orang tua memiliki kepribadian yang tertutup misal tidak suka melakukan hal-hal yang baru, takut menghadapi tantangan sebaiknya tidak untuk terlalu mengharapkan balitanya tumbuh dengan memiliki kepribadian berani dan mandiri. Misal kita ingin anak belajar berenang sedangkan orang tua-nya sendiri takut masuk air, hal ini tentu akan menghasilkan sesuatu yang maksimal. Dengan memberi contoh yang konkret kepada anak, anak akan memahaminya dan semakin mudah dia menirunya. Namun jika orang tua tidak atau belum bisa memberi contoh yang konkret kepada anak, sebaiknya jangan menunjukkan “ketakutan” dan “ketidakmandirian” kepada si anak, baik secara langsung atau tidak langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4. Jangan memaksa&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Semua yang kita lakukan untuk melatih keberanian dan kemandirian anak memerlukan waktu dan proses, hal itu dapat berkembang secara perlahan sehingga jangan kita memaksa si anak untuk menguasai segala hal yang diajarkan pada saat itu juga. Misal melatih anak untuk selalu bangun tidur langsung mandi, jangan memaksa anak saat itu juga untuk menguasai hal tersebut, perlu beberapa hari hingga lancar. Orang tua selalu dampingi dan mengingatkan si anak untuk melakukan hal yang benar tersebut. Tetapi perlu diingat agar jangan terlalu sering/keras mengkritik si anak karena hal itu akan membuat nyali/keberanian si anak akan turun/down.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;5. Jangan terlalu membebani&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Perlu diingat bahwa tahapan yang bisa dilalui oleh si anak adalah berkembang secara bertahap, sehingga stimulus yang diberikan kepada si anak harus disesuaikan juga dengan perkembangan si anak. Jika terlalu banyak stimulus akan membuat si anak bingung dan akan kehilangan keberanian untuk melakukan sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;6. Menetapkan batasan dengan tepat&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kita tetap harus memberi batasan apa yang boleh dilakukan oleh anak kita, tetapi larang yang diberikan itu harus dapat disertai dengan alasan yang logis. Misal ketika si anak melatih keberaniannya dengan bermain di luar teras rumah, sepatutnya orang tua tidak menakut-nakuti si anak dengan hal-hal yang tidak bisa difahami/logis oleh si anak, contohnya mengatakan s anak akan diganggu hantu atau digigit anjing, dan sebagainya. Ketakutan tersebut akan ditangkap oleh otaknya sebagai kenyataan yang benar dan si anak pun akan tidak berani keluar dari teras rumahnya, akhirnya akan mempengaruhi keberanian dan kemandirian dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;7. Beri kesempatan memilih&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;img align="right" border="0" src="http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSONZAGsfX7Qmddp3fGO1Bdsc4jHktxhWno9oQIy-iuDgZ_GfpDihvVaBqIOQ" /&gt;Anak yang terbiasa berhadapan dengan situasi atau hal-hal yang sudah ditentukan oleh orang lain, akan malas untuk melakukan pilihan sendiri. Sebaliknya bila ia terbiasa dihadapkan pada beberapa pilihan, ia akan terlatih untuk membuat keputusan sendiri bagi dirinya. Misalnya, sebelum menentukan menu di hari itu, ibu memberi beberapa alternatif masakan yang dapat dipilih anak untuk makan siangnya. Demikian pula dalam memilih pakaian yang akan dipakai untuk pergi ke pesta ulang tahun temannya, misalnya. Kebiasaan untuk membuat keputusan - keputusan sendiri dalam lingkup kecil sejak dini akan memudahkan untuk kelak menentukan serta memutuskan sendiri hal-hal dalam kehidupannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;8. Hargailah usahanya&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Hargailah sekecil apapun usaha yang diperlihatkan anak untuk mengatasi sendiri kesulitan yang ia hadapi. Orang tua biasanya tidak sabar menghadapi anak yang membutuhkan waktu lama untuk membuka sendiri kaleng permennya. Terutama bila saat itu ibu sedang sibuk di dapur, misalnya. Untuk itu sebaiknya otang tua memberi kesempatan padanya untuk mencoba dan tidak langsung turun tangan untuk membantu membukakannya. Jelaskan juga padanya bahwa untuk membuka kaleng akan lebih mudah kalau menggunakan ujung sendok, misalnya. Kesempatan yang anda berikan ini akan dirasakan anak sebagai penghargaan atas usahanya, sehingga akan mendorongnya untuk melakukan sendiri hal-hal kecil seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;9. Hindari banyak bertanya&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan orang tua , yang sebenarnya dimaksudkan untuk menunjukkan perhatian pada si anak, dapat diartikan sebagai sikap yang terlalu banyak mau tahu. Karena itu hindari kesan cerewet. Misalnya, anak yang baru kembali dari sekolah, akan kesal bila diserang dengan pertanyaan - pertanyaan seperti, “Belajar apa saja di sekolah?”, dan “Kenapa seragamnya kotor? Pasti kamu berkelahi lagi di sekolah!” dan seterusnya. Sebaliknya, anak akan senang dan merasa diterima apabila disambut dengan kalimat pendek : “Halo anak ibu sudah pulang sekolah!” Sehingga kalaupun ada hal-hal yang ingin ia ceritakan, dengan sendirinya anak akan menceritakan pada orang tua, tanpa harus di dorong-dorong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;10. Jangan langsung menjawab pertanyaan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Meskipun salah tugas orang tua adalah memberi informasi serta pengetahuan yang benar kepada anak, namun sebaiknya orang tua tidak langsung menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan. Sebaliknya, berikan kesempatan padanya untuk menjawab pertanyaan tersebut. Dan tugas Andalah untuk mengkoreksinya apabila salah menjawab atau memberi penghargaan kalau ia benar. Kesempatan ini akan melatihnya untuk mencari alternatif-alternatif dari suatu pemecahan masalah. Misalnya, “Bu, kenapa sih, kita harus mandi dua kali sehari? ” Biarkan anak memberi beberapa jawaban sesuai dengan apa yang ia ketahui. Dengan demikian pun anak terlatih untuk tidak begitu saja menerima jawaban orang tua, yang akan diterima mereka sebagai satu jawaban yang baku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;11. Dorong untuk melihat alternatif&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sebaiknya anak pun tahu bahwa untuk nmengatasi suatu masalah , orang tua bukanlah satu-satunya tempat untuk bertanya. Masih banyak sumber-sumber lain di luar rumah yang dapat membantu untuk mengatasi masalah yang dihadapi. Untuk itu, cara yang dapat dilakukan orang tua adalah dengan memberitahu sumber lain yang tepat untuk dimintakan tolong, untuk mengatasi suatu masalah tertentu. Dengan demikian anak tidak akan hanya tergantung pada orang tua, yang bukan tidak mungkin kelak justru akan menyulitkan dirinya sendiri . Misalnya, ketika si anak datang pada orang tua dan mengeluh bahwa sepedanya mengeluarkan bunyi bila dikendarai. Anda dapat memberi jawaban : “Coba,ya, nanti kita periksa ke bengkel sepeda.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;12. Jangan patahkan semangatnya&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Tak jarang orang tua ingin menghindarkan anak dari rasa kecewa dengan mengatakan “mustahil” terhadap apa yang sedang diupayakan anak. Sebenarnya apabila anak sudah mau memperlihatkan keinginan untuk mandiri, dorong ia untuk terus melakukanya. Jangan sekali-kali anda membuatnya kehilangan motivasi atau harapannya mengenai sesuatu yang ingin dicapainya. Jika anak minta ijin Anda, “Bu, Andi mau pulang sekolah ikut mobil antar jemput, bolehkan? ” Tindakan untuk menjawab : “Wah, kalau Andi mau naik mobil antar jemput, kan Andi harus bangun pagi dan sampai di rumah lebih siang. Lebih baik tidak usah deh, ya” seperti itu tentunya akan membuat anak kehilangan motivasi untuk mandiri.&lt;br /&gt;Sebaiknya ibu berkata “Andi mau naik mobil antar jemput? Wah, kedengarannya menyenangkan, ya. Coba Andi ceritakan pada ibu kenapa andi mau naik mobil antar jemput.” Dengan cara ini, paling tidak anak mengetahui bahwa orang tua sebenarnya mendukung untuk bersikap mandiri. Meskipun akhirnya, dengan alasan-alasan yang Anda ajukan, keinginannya tersebut belum dapat di penuhi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perilaku sikap harian yang bisa digunakan untuk melatih kemandirian anak:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1. Mintalah merapikan kamar tidur sendiri&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Setiap pagi, mintalah anak sekurang2nya 10 menit untuk merapikan kamar tidurnya sendiri. Selimut supaya dilipat yg baik, demikian pula bantal dan guling. Buku dan alat tulis di meja ditata rapi. Mintalah membuka jendela agar sirkulasi udara lancar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2. Mempersiapkan diri sebelum ke sekolah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Setiap malam sebelum tidur, pastikan anak menyediakan kelengkapan sekolah sendiri. Misalnya, baju sudah disetrika, buku2 dan peralatan sekolah dimasukkan kedalam tas. Hal ini agar anak tidak kalang kabut pada pagi hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3. Ajari meletakkan barang pada tempatnya&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ajari anak meletakkan barang pada tempatnya. Karena itu sediakan rak2 barang di sudut kamar tidur, ruang tamu dan dapur supaya anak tidak kesulitan meletakkan barang miliknya. Dengan cara seperti itu, anak mudah mengambil kembali barang itu bila diperlukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4. Menyiapkan makanan di meja makan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ketika anda menyiapkan makanan dimeja makan, mintalah anak ikut membantu. Pastikan barang2 yg di pegang anak tidak mudah pecah. Sehabis makan, mintalah anak membawa piring ke tempat cuci piring sekaligus mencucinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Mintalah meletakkan pakaian kotor pada tempatnya&lt;br /&gt;Mintalah anak memasukkan pakaian kotor pada tempatnya. Ingatkan, bila sembarangan meletakkan pakaian kotor, pakaiannya tidak akan dicuci. Sediakan tempat pakaian kotor, dan pastikan anak memasukkan pakaian kotor setiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;6. Ajari ambil makan sendiri&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Anak2 dalam masa tumbuh kembang suka makan. Karena itu siapkan makanan, termasuk makanan camilan. Ajarkan anak untuk mengambil makanan sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;7. Bersih bersih bersama di hari libur&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pada hari minggu ajari anak bersih2 seluruh rumah bersama anggota keluarga yg lain. Pilihlah pekerjaan yg harus dilakukan anak sesuai usianya. Kegiatan itu bisa dua tiga jam setelah sarapan pagi. Sesudah selesai ajak anak jalan2 untuk rekreasi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6079803533062635934-3144914219422476077?l=tokomainananak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokomainananak.blogspot.com/feeds/3144914219422476077/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokomainananak.blogspot.com/2011/03/cara-melatih-anak-belajar-mandiri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6079803533062635934/posts/default/3144914219422476077'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6079803533062635934/posts/default/3144914219422476077'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokomainananak.blogspot.com/2011/03/cara-melatih-anak-belajar-mandiri.html' title='Cara Melatih Anak Belajar Mandiri'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_bbHFqZ1XyUU/S1geydL1uyI/AAAAAAAAATE/WRTcLgOmVKQ/S220/didik.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6079803533062635934.post-8789899423956252111</id><published>2010-11-07T04:41:00.001-08:00</published><updated>2011-04-02T20:27:21.974-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Belajar Bahasa'/><title type='text'>Belajar Menterjemahkan dengan Google Translate</title><content type='html'>Mengenalkan ilmu pengetahuan dan sains sejak dini kepada anak akan bermanfaat untuk merangsang tumbuh kembang kecerdasan anak. Biasanya anak lebih mudah menyerapnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya Ilmu pengetahuan dan Sains kan berkembang dari negara asing jadi kebanyakan sumber ilmu pengetahuan dan sains ditulis dalam bahasa Inggris. Oleh karenanya, semua ilmu dan sains tersebut harus bisa ditransformasikan ke bahasa Indonesia yaitu dengan di Terjemahkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anak sudah bisa baca dan tulis maka sudah bisa di ajarkan bagaimana cara menterjemahkan kata dan kalimat kepada anak. Oya, saya sudah pernah tulis dipostingan sebelumnya tentang &lt;a href="http://tokomainananak.blogspot.com/2009/07/mengajar-bayi-membaca-metode-glenn.html"&gt;belajar membaca anak&lt;/a&gt;. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://pirancafe.files.wordpress.com/2008/10/google-translat.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 150px; height: 100px;" src="http://pirancafe.files.wordpress.com/2008/10/google-translat.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Moms, pernah berpikir bagaimana mengajar anak cara menerjemahkan cerita bahasa inggris ke bahasa Indonesia dengan cara yang sangat mudah dan Murah. Hanya dengan kemampuan mengetik maka anak sudah bisa menterjemahkan sendiri kata atau kalimat dalam bahasa Inggris. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedikit sharing pengalaman saya. Kebetulan anak saya Rahma umur 4 tahun. Awalnya Saya mencoba merangsang semua kecerdasannya dengan bermain dan permainan sejak dia berumur 6 bulan. Puzzle,block,maze dll. Semua koleksi mainan yang ada di &lt;a href="http://www.tokomainananak.com/"&gt;tokomainananak&lt;/a&gt;  hampir semua sudah dicoba. Dan alhamdulillah ada hasil sekarang.Kemampuannya Membaca dan Menulis sudah bisa terlihat sejak umur 3.5 tahun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya punya tujuan dengan bekal kemampuan membaca dan menulis saya coba mengenalkan Komputer dan Internet. Dengan mudah dia bisa dengan cepat menghapal huruf dan letaknya di komputer. Dan mulai mencoba mengetik url di browser &lt;a href="http://www.google.com/"&gt;www.google.com&lt;/a&gt;. Setelah dia hapal maka saya tunjukkan kepadanya tools untuk menterjemahkan.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya satu yang saya kenalkan adalah &lt;a href="http://www.google.com/translate"&gt;Google Translate&lt;/a&gt;. Kemampuan tools ini sudah tidak diragukan lagi. Dengan Google translate anak akan lebih mudah dan lebih banyak mendapatkan kosakata baru. Dan perbendaharaan kata ini nantinya bisa dipakai untuk pengembangan speaking dan writing. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moms, daripada beli Calculator bahasa kan lebih enak pakai tools ini. Selain Irit cakupan kosakatanya lebih luas. Selamat mencoba Moms.. &lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt; &lt;br /&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=hh3uSTJox5Y%3D&amp;amp;cid=1mKE6FR8OXo%3D&amp;amp;chan=Ol37ym182zw%3D&amp;amp;type=2&amp;amp;title=B47B10&amp;amp;text=000000&amp;amp;background=f0e7c8&amp;amp;border=f0e7c8&amp;amp;url=F2984C" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt; &lt;br /&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6079803533062635934-8789899423956252111?l=tokomainananak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokomainananak.blogspot.com/feeds/8789899423956252111/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokomainananak.blogspot.com/2010/11/belajar-terjemahkan-dengan-google.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6079803533062635934/posts/default/8789899423956252111'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6079803533062635934/posts/default/8789899423956252111'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokomainananak.blogspot.com/2010/11/belajar-terjemahkan-dengan-google.html' title='Belajar Menterjemahkan dengan Google Translate'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_bbHFqZ1XyUU/S1geydL1uyI/AAAAAAAAATE/WRTcLgOmVKQ/S220/didik.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6079803533062635934.post-6768473160424720690</id><published>2010-11-04T20:45:00.001-07:00</published><updated>2011-04-02T20:28:03.770-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Desain Kamar'/><title type='text'>Pilihan Desain Favorit Kamar Anak</title><content type='html'>&lt;img src="http://vanie001.student.umm.ac.id/files/2010/02/3045828294_ececbdcc38.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.propertykita.com/alfa/userfiles/image/renovate/kamar-anak.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.home-designing.com/wp-content/uploads/2009/10/green-room.jpg" width="500" height="250"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://cintaqu.away.web.id/wp-content/uploads/2009/02/image010.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://ch4nt2.files.wordpress.com/2008/10/kamar_anak2.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://i.okezone.com/content/2008/02/18/30/84519/VCPzJJs8op.jpg"&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6079803533062635934-6768473160424720690?l=tokomainananak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokomainananak.blogspot.com/feeds/6768473160424720690/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokomainananak.blogspot.com/2010/11/pilihan-desain-favorit-kamar-anak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6079803533062635934/posts/default/6768473160424720690'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6079803533062635934/posts/default/6768473160424720690'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokomainananak.blogspot.com/2010/11/pilihan-desain-favorit-kamar-anak.html' title='Pilihan Desain Favorit Kamar Anak'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_bbHFqZ1XyUU/S1geydL1uyI/AAAAAAAAATE/WRTcLgOmVKQ/S220/didik.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6079803533062635934.post-6761013119219781312</id><published>2010-01-22T20:55:00.000-08:00</published><updated>2011-04-02T20:28:34.224-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>Mengatasi Keracunan</title><content type='html'>Keracunan bisa dialami oleh siapa saja. Bisa disebabkan oleh makanan ataupun minuman. Gejala keracunan ditandai dengan pusing,perut mual,diare, dan atau muntah-muntah. Jika anda orang tua menemukan gejala keracunan sebaiknya segera lakukan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Tanyakan kepada anak anda apa yang telah dimakan/diminum&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Jika ada wadah atau botol berlabel segera baca labelnya dan ikuti petunjukknya untuk cara penanganan pertama jika keracunan.&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Hubungi pusat penanganan keracunan.&lt;br /&gt;Misal: &lt;b&gt;Sentra Informasi Keracunan Badan POM RI di jakarta&lt;br /&gt;Telp:021-4259925 atau HP: 081310826879 atau unit Gawat Darurat Rumah Sakit&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;Pertolongan pertama sebelum membawa anak ke rumah sakit:&lt;b&gt;Jika anak dalam keadaan terjaga/sadar dan sifat zat tidak korosif/iritatif&lt;/b&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Bebaskan Jalan nafas dengan melonggarkan pakaian,bersihkan lubang hidung, dan rongga mulut dari berbagai kotoran.&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Berikan air putih,susu atau air kelapa muda agar kekuatan racun berkurang&lt;br /&gt;Usahakan agar anak muntah. Caranya masukkan jari anda ke dalam kerongkongan anak dengan posisi anak menunduk&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Jika tidak kunjung membaik atau malah menunjukkan gejala lebih parah,misalnya dengan kejang-kejang bawa segera ke dokter atau rumah sakit terdekat. Jangan lupa bawa makanan atau sisa bahan beracun yang diduga jadi penyebabnya.&lt;br /&gt;&lt;/ol&gt;&lt;b&gt;Jika anak menelan bahan kimia bersifat korosif&lt;/b&gt; seperti pemutih,soda kaustika bawa kerumah ,atau minyak tanah, jangan pernah membuatnya muntah. Beri anak air dingin/sejuk atau susu untuk mendinginkan yang terbakar dan segera bawa kerumah sakit&lt;b&gt;Jika pada keadaan gawat, anak tidak dapat bernafas atau pingsan&lt;/b&gt; segera bawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif. Jika perlu lakukan pernafasan buatan.Tapi hati-hati jangan sampai bahan beracun masuk ke dalam mulut anda.&lt;div align="center"&gt;&lt;!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;script src="http://adsensecamp.com/show/?id=hh3uSTJox5Y%3D&amp;cid=1mKE6FR8OXo%3D&amp;chan=Ol37ym182zw%3D&amp;type=2&amp;title=B47B10&amp;text=000000&amp;background=f0e7c8&amp;border=f0e7c8&amp;url=F2984C" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;!-- End: http://adsensecamp.com/ --&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6079803533062635934-6761013119219781312?l=tokomainananak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokomainananak.blogspot.com/feeds/6761013119219781312/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokomainananak.blogspot.com/2010/01/mengatasi-keracunan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6079803533062635934/posts/default/6761013119219781312'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6079803533062635934/posts/default/6761013119219781312'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokomainananak.blogspot.com/2010/01/mengatasi-keracunan.html' title='Mengatasi Keracunan'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_bbHFqZ1XyUU/S1geydL1uyI/AAAAAAAAATE/WRTcLgOmVKQ/S220/didik.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6079803533062635934.post-8868536283343367354</id><published>2010-01-22T20:37:00.000-08:00</published><updated>2011-04-02T20:29:09.148-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Desain Kamar'/><title type='text'>Manfaat Warna pada Kamar Anak</title><content type='html'>Secara tradisional ,orang tua biasanya memilihkan warna pastel untuk kamar bayi. Pemilihan warna adalah hal yang masih kurang diperhatikan. Padahal pemilihan warna ini mempunyai pengaruh kuat terhadap tumbuh kembang bayi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang peneliti dari Amerika Serikat Bridget Martel mengatakan perkembangan mata anak terjadi dibeberapa bulan pertama. Cobalah dengan warna-warna kontras maka perkembangan otak dan visual anak lebih terasah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warna-warna yang disarankan untuk mengembangkan kreatifitas antara lain: merah,oranye dan kuning. Jika ingin menciptakan suasana belajar yang menyenangkan pilih warna kuning pucat,beige,dan off white.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain warna dinding kamar, Martel juga menyarankan benda bergerakuntuk mengasah perkembangan dan kecerdasan anak seperti mobil mainan berwarna cerah yang bergerak maju dan mundur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: &lt;br /&gt;Majalah AyahBunda No.15 2007&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6079803533062635934-8868536283343367354?l=tokomainananak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokomainananak.blogspot.com/feeds/8868536283343367354/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokomainananak.blogspot.com/2010/01/manfaat-warna-pada-kamar-anak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6079803533062635934/posts/default/8868536283343367354'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6079803533062635934/posts/default/8868536283343367354'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokomainananak.blogspot.com/2010/01/manfaat-warna-pada-kamar-anak.html' title='Manfaat Warna pada Kamar Anak'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_bbHFqZ1XyUU/S1geydL1uyI/AAAAAAAAATE/WRTcLgOmVKQ/S220/didik.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6079803533062635934.post-3636754678961626383</id><published>2010-01-21T18:11:00.000-08:00</published><updated>2011-04-02T20:29:42.040-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips'/><title type='text'>Bermain Puzzle Yuk</title><content type='html'>Kata &lt;b&gt;Puzzle&lt;/b&gt; sudah tidak asing lagi di telinga kita. Yang ada dibenak kita adalah jenis permainan ini meminta kita menyusun keping-keping potongan suatu bentuk atau gambar menjadi gambar atau bentuk yang utuh lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kita melihat buah hati kita dan mengamati dengan seksama ternyata manfaat puzzle ini sangat besar untuk tumbuh cerdas buah hati kita. Beberapa ketrampilan dipelajari anak lewat permainan yang mencerdaskan ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara buah hati menyelesaikan permainan ini dengan coba dan salah. Biasanya warna dan bentuk yang menjadi perhatian anak anda. &lt;br /&gt;Beberapa manfaat permainan puzzle antara lain:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Permainan anak ini membantu melatih kecerdasan visual. Anak belajar memahami konsep bentuk,warna,ukuran dan jumlah.&lt;br /&gt;&lt;li&gt; Permainan ini bisa melatih konsentrasi anak untuk memusatkan pikiran karena anak harus berkonsentrasi ketika mencocokkan kepingan-kepingan puzzle.&lt;br /&gt;&lt;li&gt; Permainan ini dapat meningkatkan keterampilan anak memecahkan masalah sederhana.&lt;br /&gt;&lt;/ol&gt;&lt;i&gt;Tips bagi orang tua:&lt;/i&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Berilah anak anak anda puzzle yang sesuai dengan usia dan perkembangan kemampuannya.&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Mulailah dengan memberikan ke anak bentuk yang sederhana dan secara bertahap&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Carilah puzzle dengan tingkat kesulitan yang bertambah.&lt;br /&gt;yang paling penting adalah puzzle harus terbuat dari bahan yang aman dan kuat.&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6079803533062635934-3636754678961626383?l=tokomainananak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokomainananak.blogspot.com/feeds/3636754678961626383/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokomainananak.blogspot.com/2010/01/bermain-puzzle-yuk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6079803533062635934/posts/default/3636754678961626383'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6079803533062635934/posts/default/3636754678961626383'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokomainananak.blogspot.com/2010/01/bermain-puzzle-yuk.html' title='Bermain Puzzle Yuk'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_bbHFqZ1XyUU/S1geydL1uyI/AAAAAAAAATE/WRTcLgOmVKQ/S220/didik.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6079803533062635934.post-4024245430451184256</id><published>2010-01-20T22:09:00.000-08:00</published><updated>2011-04-02T20:30:19.998-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Belajar Bahasa'/><title type='text'>Belajar Bahasa Inggris itu Menyenangkan</title><content type='html'>Mengajari anak belajar bahasa asing memang akan lebih baik dilakukan sejak usia dini karena pada masa ini otak anak masih berkembang pesat. Sebagai orang tua tentunya apapun dilakukan demi mendukung buah hati. Dukungan untuk anak tidak hanya ketika dia sudah mulai mempelajarinya saja. Tetapi juga saat baru akan memulai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang bisa dipertimbangkan orang tua agar anak menikmati momen belajar bahasa asingnya:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Dorongan orang tua. Buatlah anak tertarik misalnya dengan mengajak nonton film kartun atau pergi ke toko buku dengan buku-buku berbahas inggrisnya.&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Pelan tapi pasti. Tidak perlu terburu-buru dan berharap anak bisa langsung menguasai. Mulailah dengan satu kata kemudian secara perlahan ajari dua sampai tiga frase&lt;br /&gt;&lt;li&gt; Visualisasi. jangan lupa setiap menambahkan kosakata baru sertai dengan gambar sehingga ia akan lebih mudah mengerti dan mengingat.&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Suasana. Bicara tentang suasana akan lebih maksimal bila dibuat tempat kondusif dan santai. Saat bermain dengannya dirumah adalah saat yang tepat untuk mengajarinya kosakata baru. Anda bisa menunjuk benda-benda disekitar anda dengan menyebutkan kata bahasa inggrisnya.&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Bernyanyi bersama. Ajari anak anda nyanyian sederhana, selain menambah kosakata juga untuk meluweskan pengucapan lidahnya.&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Diluar ruangan pun Oke. Ajak anak anda ke kebun binatang sebutkan dan kenalkan binatang-binatang dalam bahasa inggris misalnya.&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Jangan bosan mengulang. Untuk melatih daya ingat dan meluweskan lidahnya jangan bosan untuk mengulang kosakata yang pernah diajarkan.&lt;br /&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6079803533062635934-4024245430451184256?l=tokomainananak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokomainananak.blogspot.com/feeds/4024245430451184256/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokomainananak.blogspot.com/2010/01/belajar-bahasa-inggris-itu-menyenangkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6079803533062635934/posts/default/4024245430451184256'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6079803533062635934/posts/default/4024245430451184256'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokomainananak.blogspot.com/2010/01/belajar-bahasa-inggris-itu-menyenangkan.html' title='Belajar Bahasa Inggris itu Menyenangkan'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_bbHFqZ1XyUU/S1geydL1uyI/AAAAAAAAATE/WRTcLgOmVKQ/S220/didik.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6079803533062635934.post-4805433104693317673</id><published>2010-01-20T21:47:00.000-08:00</published><updated>2011-04-02T20:30:55.001-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips'/><title type='text'>Tips Merawat Anak Cacar Air</title><content type='html'>Jika buah hati anda sedang terkena cacar air apa saja yang sebaiknya dilakukan oleh anda para orang tua:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Jangan membiarkan anak anda kena angin. Sementara jangan keluar rumah dulu.&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Hindari kontak dengan orang lain yang belum pernah kena cacar air karena penyakit ini sangat mudah menular&lt;br /&gt;&lt;li&gt; Berikan nutrisi bergizi yang cukup. Gizi dan nutrisi yang cukup bisa membantu memperkuat daya tahan tubuhnya&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Istirahat Cukup&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Gunting kuku anak anda. Sehingga jika anak anda menggaruk tidak menyebabkan luka&lt;br /&gt;&lt;li&gt; Berkonsultasi dengan dokter agar diberikan tindakan medis yang tepat.&lt;br /&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oiya untuk mengurangi rasa gatal akibat cacar air sebaiknya ruangan dijaga pada suhu normal. Jika suhu panas akan menimbulkan keringat dan membuat rasa gatal bertambah kuat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dokter jika tidak ada luka akibat garukan oleh anak maka biasanya cacar air tidak akan menimbulkan bekas pada kulit. Oleh karena itu usahakan memberi tahu anak dengan cara bijaksana dan arif agar tidak menggaruk bagian yang terkena cacar air.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6079803533062635934-4805433104693317673?l=tokomainananak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokomainananak.blogspot.com/feeds/4805433104693317673/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokomainananak.blogspot.com/2010/01/tips-merawat-anak-cacar-air.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6079803533062635934/posts/default/4805433104693317673'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6079803533062635934/posts/default/4805433104693317673'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokomainananak.blogspot.com/2010/01/tips-merawat-anak-cacar-air.html' title='Tips Merawat Anak Cacar Air'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_bbHFqZ1XyUU/S1geydL1uyI/AAAAAAAAATE/WRTcLgOmVKQ/S220/didik.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6079803533062635934.post-7663192329724063320</id><published>2010-01-20T21:14:00.000-08:00</published><updated>2011-04-02T20:31:27.603-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips'/><title type='text'>Melatih Emotional-Q Anak</title><content type='html'>EQ (&lt;i&gt;Emotional Question&lt;/i&gt;) adalah salah satu aspek penting dalam kehidupan anak merupakan kemampuan untuk menciptakan hubungan  yang optimal antara diri seseorang dengan orang lain. Pendapat lain mengatakan EQ merupakan cara untuk dapat memahami bentuk pikiran,perasaan dan tindakan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali orang mengidentikkan kesuksesan seseorang dengan berapa angka IQ saja. Namun tidak selalu mereka yang memiliki IQ (&lt;i&gt;Intelegency Quotient&lt;/i&gt;) tinggi lebih sukses dari mereka yang memiliki IQ rata-rata. IQ dan EQ adalah satu kesatuan dan keduanya harus seimbang satu sama lain dalam diri seseorang. Banyak riset telah membuktikan bahwa kesuksesan seseorang 70-80% ditentukan oleh EQ. 20-30% oleh IQ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahukah anda mengajarkan EQ anak dengan cara sederhana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, Gunakanlah &lt;b&gt;Buku&lt;/b&gt;. Bacakan saja anak anda sebuah cerita. Disaat membaca paragraf demi paragraf dan si Tokoh diceritakan sedang mengalami emosi tertentu semisal sedih, anda bisa berhenti dulu diparagraf tersebut dan mengekspresikan rasa sedih si tokoh dengan mimik wajah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, Gunakanlah &lt;b&gt;Boneka&lt;/b&gt;. Ajak anak anda memahami emosi dengan menggunakan boneka yang memiliki ekspresi tertentu. Misalnya menggambarkan perasaan senang dengan menunjuk boneka yang sedang tertawa lebar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Majalah Parents Guide Vol V no.5&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6079803533062635934-7663192329724063320?l=tokomainananak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokomainananak.blogspot.com/feeds/7663192329724063320/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokomainananak.blogspot.com/2010/01/melatih-emotional-q-anak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6079803533062635934/posts/default/7663192329724063320'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6079803533062635934/posts/default/7663192329724063320'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokomainananak.blogspot.com/2010/01/melatih-emotional-q-anak.html' title='Melatih Emotional-Q Anak'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_bbHFqZ1XyUU/S1geydL1uyI/AAAAAAAAATE/WRTcLgOmVKQ/S220/didik.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6079803533062635934.post-1410313157347296352</id><published>2009-07-08T22:13:00.000-07:00</published><updated>2011-04-02T20:33:39.208-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips'/><title type='text'>Tips Jitu Melatih Anak Anda Tumbuh Cerdas</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_bbHFqZ1XyUU/SlWC_U9Bi3I/AAAAAAAAAGI/YWrYPZow0s0/s1600-h/smartbaby.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 82px; height: 104px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_bbHFqZ1XyUU/SlWC_U9Bi3I/AAAAAAAAAGI/YWrYPZow0s0/s320/smartbaby.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356331356295105394" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Setelah membacakan cerita kesukaan anak, pertanyaan apa yang Anda berikan?&lt;br /&gt;Katakanlah ceritanya tentang Puteri Salju. Pertanyaan yang digunakan kebanyakan adalah siapakah nama Putri? dimana ia tinggal? dan lain-lain. Pertanyaan-pertanyaan tersebut tidak mendorong kemampuan berpikir tingkat tinggi anak. PERCAYALAH!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, kita dapat mengembangkan kecerdasan anak setiap saat, ketika mendampingi mereka bermain, mengajak ngobrol, makan bersama, menemani belajar dan lain-lain melalui teknik bertanya yang jitu. Bagaimana caranya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik bertanya, secara sederhana diklasifikasikan kedalam empat kategori:&lt;br /&gt;* Recall; yaitu pertanyaan-pertanyaan yang mengundang kemampuan mengingat. Sebagai contoh, dimanakah puteri paman petani tinggal? siapa nama Puteri Paman Petani? Apa ini, apa itu dna lain sebagainya.&lt;br /&gt;* Divergen; yaitu pertanyaan yang mengundang anak berpikir dan memecahkan suatu masalah. Bisanya diawali dengan kata bagaimana? Contoh: mainan kamu ada dibawah meja, menurut kamu bagaimana cara mengambilnya? Waduh, di luar gerimis. Bagaimana agar kita bisa keluar? Pertanyaan ini mengundnag jawaban yang bervariasi. Mungkin anak mengusulkan bawa payung, mungkin mengusulkan lari saja, pakai koran dan lain-lain. Pertanyaan seperti ini akan melatih anak untuk mampu memecahkan masalah.&lt;br /&gt;* Convergen; yaitu pertanyaan yang mengundang anak mengaitkan dua variabel tertentu atau lebih dan mengambil keismpulan. Biasanya diawali dengan kata mengapa atau kenapa? Contoh, meneruskan pertanyaan di atas, mengapa harus berlari? dan lain-lain.&lt;br /&gt;* Evaluatif; pertanyaan yang mengundang anak untuk memberikan penilaian dan mengambil keputusan. Biasanya terkait dengan baik atau buruk. Contoh: apakah baik kalau adik kita tinggal bersama si mba di rumah?&lt;br /&gt;Dulu, ada anggapan bahwa pertanyaan-pertanyaan yang bersifat analisis, sintesis dan evaluatif tidak tepat untuk anak. Itu adalah pandangan yang keliru. Semuanya boleh baik untuk anak atau orang dewasa. Pokoknya di atas 2 tahun anak sudah bisa diajak bicara, apalagi tiga tahun ke atas, anak sudah dalam masa “concious mind” menurut Montessori, sudah bisa diajak dialog. Asal, tentu saja pertanyaannya yang kontekstual dan relevan dengan dunia anak sesuai umurnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, pertanyaan untuk kita semua, porsi pertanyaan manakah yang sering Anda berikan untuk anak? apakah recall? sebaiknya kita biasakan bentur-benturkan kepala anak dengan pertanyaan-pertanyaan yang sifatnya konvergen, divergen dan evaluatif. Biar kalo sudah besar nanti, bijak dalam mengambil kesimpulan, menilai sesuatu dan pandai dalam memecahkan masalah. Wah, kalo semua anak Indonesia terlatih seperti itu, Indonesia akan menjadi negara yang besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Author: Uwes A. Chaeruman&lt;br /&gt;Sumber:http://www.fakultasluarkampus.net&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6079803533062635934-1410313157347296352?l=tokomainananak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokomainananak.blogspot.com/feeds/1410313157347296352/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokomainananak.blogspot.com/2009/07/tips-jitu-melatih-anak-anda-tumbuh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6079803533062635934/posts/default/1410313157347296352'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6079803533062635934/posts/default/1410313157347296352'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokomainananak.blogspot.com/2009/07/tips-jitu-melatih-anak-anda-tumbuh.html' title='Tips Jitu Melatih Anak Anda Tumbuh Cerdas'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_bbHFqZ1XyUU/S1geydL1uyI/AAAAAAAAATE/WRTcLgOmVKQ/S220/didik.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_bbHFqZ1XyUU/SlWC_U9Bi3I/AAAAAAAAAGI/YWrYPZow0s0/s72-c/smartbaby.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6079803533062635934.post-2886474973745265289</id><published>2009-07-01T18:19:00.000-07:00</published><updated>2011-04-02T20:34:18.167-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Belajar Membaca'/><title type='text'>Mengajar Bayi Membaca Metode Glenn Doman</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_bbHFqZ1XyUU/SkwO4VYj-WI/AAAAAAAAAF8/3hGqLv-8nkQ/s1600-h/babyreading.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 139px; height: 193px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_bbHFqZ1XyUU/SkwO4VYj-WI/AAAAAAAAAF8/3hGqLv-8nkQ/s320/babyreading.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5353670418012305762" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Membaca merupakan salah satu fungsi tertinggi otak manusia dari semua makhluk &lt;br /&gt;hidup di dunia ini, cuma manusia yang dapat membaca. Membaca merupakan fungsi &lt;br /&gt;yang paling penting dalam hidup dan dapat dikatakan bahwa semua proses belajar &lt;br /&gt;didasarkan pada kemampuan membaca. Anak-anak dapat membaca sebuah kata ketika &lt;br /&gt;usia mereka satu tahun, sebuah kalimat ketika berusia dua tahun, dan sebuah &lt;br /&gt;buku ketika berusia tiga tahun dan mereka menyukainya.&lt;br /&gt;Tahun 1961 satu tim ahli dunia yang terdiri atas, dokter, spesialis membaca, &lt;br /&gt;ahli bedah otak dan psikolog mengadakan penelitian "Bagaimana otak anak-anak &lt;br /&gt;berkembang?". Hal ini kemudian berkembang menjadi satu informasi yang &lt;br /&gt;mengejutkan mengenai bagaimana anak-anak belajar, apa yang dipelajari &lt;br /&gt;anak-anak, dan apa yang bisa dipelajari anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil penelitian juga mendapatkan, ternyata anak yang cedera otak-pun dapat &lt;br /&gt;membaca dengan baik pada usia tiga tahun atau lebih muda lagi. Jelaslah bahwa &lt;br /&gt;ada sesuatu yang salah pada apa yang sedang terjadi, pada anak-anak sehat, jika &lt;br /&gt;di usia ini belum bisa membaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian tentang Otak Anak&lt;br /&gt;Bagi otak tidak ada bedanya apakah dia 'melihat' atau 'mendengar' sesuatu. Otak &lt;br /&gt;dapat mengerti keduanya dengan baik. Yang dibutuhkan adalah suara itu cukup &lt;br /&gt;kuat dan cukup jelas untuk didengar telinga, dan perkataan itu cukup besar dan &lt;br /&gt;cukup jelas untuk dilihat mata sehingga otak dapat menafsirkan. Kalau telinga &lt;br /&gt;menerima rangsang suara, baik sepatah kata atau pesan lisan, maka pesan &lt;br /&gt;pendengaran ini diuraikan menjadi serentetan impuls-impuls elektrokimia dan &lt;br /&gt;diteruskan ke otak yang bisa melihat untuk disusun dan diartikan menjadi &lt;br /&gt;kata-kata yang dapat dipahami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula kalau mata melihat sebuah kata atau pesan tertulis. Pesan visual &lt;br /&gt;ini diuraikan menjadi serentetan impuls elektrokimia dan diteruskan ke otak &lt;br /&gt;yang tidak dapat melihat, untuk disusun kembali dan dipahami. Baik jalur &lt;br /&gt;penglihatan maupun jalur pendengaran sama-sama menuju ke otak dimana kedua &lt;br /&gt;pesan ditafsirkan otak dengan proses yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua faktor yang sangat penting dalam mengajar anak:&lt;br /&gt;1. Sikap dan pendekatan orang tua&lt;br /&gt;Syarat terpenting adalah, bahwa diantara orang tua dan anak harus ada &lt;br /&gt;pendekatan yang menyenangkan, karena belajar membaca merupakan permainan yang &lt;br /&gt;bagus sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar adalah:&lt;br /&gt;- Hadiah, bukan hukuman&lt;br /&gt;- Permainan yang paling menggairahkan, bukan bekerja&lt;br /&gt;- Bersenang-senang, bukan bersusah payah&lt;br /&gt;- Suatu kehormatan, bukan kehinaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Membatasi waktu untuk melakukan permainan ini sehingga betul-betul singkat. &lt;br /&gt;Hentikan permainan ini sebelum anak itu sendiri ingin menghentikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan yang sesuai:&lt;br /&gt;a. bahan-bahan dibuat dari kertas putih yang agak kaku (karton poster)&lt;br /&gt;b. kata-kata yang dipakai ditulis dengan spidol besar&lt;br /&gt;c. tulisannya harus rapi dan jelas, model hurufnya sederhana dan konsisten&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahap-tahap mengajar:&lt;br /&gt;TAHAP PERTAMA : (perbedaan penglihatan)&lt;br /&gt;Mengajarkan anak anda membaca dimulai menggunakan hanya lima belas kata saja. &lt;br /&gt;Jika anak anda sudah mempelajari 15 kata ini, dia sudah siap untuk melangkah ke &lt;br /&gt;perbendaharaan kata-kata lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ukuran karton : tinggi 15 cm, panjang 60 cm&lt;br /&gt;2. Ukuran huruf, tinggi 12,5 cm dan lebar 10 cm, serta setiap huruf berjarak &lt;br /&gt;kira-kira 1,25 cm&lt;br /&gt;3. Huruf berwarna merah&lt;br /&gt;4. Gunakan huruf kecil (bukan huruf kapital)&lt;br /&gt;5. Buatlah hanya 15 kata, misal : IBU (UMMI/MAMA/BUNDA), BAPAK (ABI/PAPA/AYAH)&lt;br /&gt;6. Ke-15 kata-kata pertama harus terdiri dari kata-kata yang paling dikenal dan &lt;br /&gt;paling dekat dengan lingkungannya yaitu nama-nama anggota keluarga, binatang &lt;br /&gt;peliharaan, makanan kesukaan, atau sesuatu yang dianggap penting untuk &lt;br /&gt;diketahui oleh sang anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Pertama&lt;br /&gt;Gunakan tempat bagian rumah yang paling sedikit terdapat benda-benda yang dapat &lt;br /&gt;mengalihkan perhatian, baik pendengarannya maupun penglihatannya. Misalnya, &lt;br /&gt;jangan ada radio yang dibunyikan.&lt;br /&gt;1. Tunjukkan kartu bertuliskan IBU/AYAH atau yang lainnya&lt;br /&gt;2. Jangan sampai ia dapat menjangkaunya&lt;br /&gt;3. Katakan dengan jelas 'ini bacaannya IBU/AYAH'&lt;br /&gt;4. Jangan jelaskan apa-apa&lt;br /&gt;5. Biarkan dia melihatnya tidak lebih dari 1 detik&lt;br /&gt;6. Tunjukkan 4 kartu lainnya dengan cara yang sama&lt;br /&gt;7. Jangan meminta anak mengulang apa yang anda ucapkan&lt;br /&gt;8. Setelah kata ke-5, peluk, cium dengan hangat dan tunjukkan kasih sayang &lt;br /&gt;dengan cara yang menyolok&lt;br /&gt;9. Ulangi 3 kali dengan jarak paling sedikit 1,5 jam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Kedua&lt;br /&gt;1. Ulangi pelajaran dasar hari pertama 3 kali&lt;br /&gt;2. Tambahkan lima kata baru yang harus diperlihatkan 3 kali sepanjang hari &lt;br /&gt;kedua. Jadi ada 6 pelajaran&lt;br /&gt;3. Jangan lupa menunjukkan rasa bangga anda&lt;br /&gt;4. Jangan lakukan test, belum waktunya !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Ketiga&lt;br /&gt;1. Lakukan seperti hari ke-2&lt;br /&gt;2. Tambahkan lima kata baru seperti hari kedua sehingga menjadi 9 pelajaran&lt;br /&gt;Hari keempat, kelima, keenam ulangi seperti hari ketiga tanpa menambah &lt;br /&gt;kata-kata baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Ketujuh&lt;br /&gt;Beri kesempatan pada anak untuk memperlihatkan kemajuannya:&lt;br /&gt;1. Pilih kata kesukaannya&lt;br /&gt;2. Tunjukkan kepadanya dan ucapkan denga jelas 'ini apa?'&lt;br /&gt;3. Hitung dalam hati sampai sepuluh, Jika anak anda mengucapkan, pastikan anda &lt;br /&gt;gembira dan tunjukkan kegembiraan anda Jika anak anda tidak memberikan jawaban &lt;br /&gt;atau salah, katakan dengan gembira apa bunyi kata itu dan teruskan pelajarannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ancaman&lt;br /&gt;Kebosanan adalah satu-satunya ancaman. Jangan sampai anak menjadi bosan. &lt;br /&gt;"Mengajarnya terlalu lambat akan lebih cepat membuatnya bosan daripada &lt;br /&gt;mengajarnya terlalu cepat"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahap pertama ini, dua hal luar biasa telah anda lakukan:&lt;br /&gt;1. Dia sudah melatih indera penglihatan, dan yang lebih penting: dia telah &lt;br /&gt;melatih otaknya cukup baik untuk dapat membedakan bentuk tulisan yang satu &lt;br /&gt;dengan yang lainnya.&lt;br /&gt;2. Dia sudah menguasai salah satu bentuk abstraksi yang paling luar biasa dalam &lt;br /&gt;hidupnya: dia dapat membaca kata-kata. Hanya ada satu lagi abstraksi besar &lt;br /&gt;harus dikuasainya, yaitu huruf-huruf dalam abjad.&lt;br /&gt;TAHAP KEDUA : (kata-kata diri)&lt;br /&gt;Kita mulai mengajarkan anak membaca dengan menggunakan kata-kata 'diri' karena &lt;br /&gt;anak memang mula-mula mempelajari badannya sendiri.&lt;br /&gt;1. Ukuran karton 12,5 tinggi dan 60 cm panjang&lt;br /&gt;2. Ukuran huruf 10 cm tinggi dan 7,5 cm lebar dengan jarak 1 cm&lt;br /&gt;3. Huruf dan warna seperti tahap pertama&lt;br /&gt;4. Buat 20 kata-kata tentang dirinya, misalnya: tangan kaki gigi jari kuku &lt;br /&gt;lutut mata perut&lt;br /&gt;lidah pipi kuping dagu dada leher paha siku hidung jempol rambut bibir&lt;br /&gt;5. Dari 3 kelompok kata masing-masing 5 kata di tahap awal, ambil masing-masing &lt;br /&gt;1 kata lama dan tambahkan dengan 1 kata baru di tahap kedua&lt;br /&gt;6. Dari 20 kata baru pada tahap kedua, ambil 10 kata dan jadikan 2 kelompok &lt;br /&gt;kata masing-masing 5 kata&lt;br /&gt;7. Jadi sekarang anda memiliki:&lt;br /&gt;- 3 kelompok kata dari tahap pertama yang sudah ditambah kata-kata baru&lt;br /&gt;- 2 kelompok kata baru dari tahap kedua&lt;br /&gt;- total 5 kelompok kata = 25 kata&lt;br /&gt;8. Lakukan seperti tahap pertama&lt;br /&gt;9. Setelah 5 hari ganti 1 kata dari masing-masing kelompok dengan kata baru, &lt;br /&gt;sehingga anak mempelajari 5 kata baru.&lt;br /&gt;10. Setelah itu setiap hari ganti 1 kata lama dari masing-masing kelompok data &lt;br /&gt;dengan 1 kata baru. Dengan demikian setiap hari anak belajar 5 kata baru &lt;br /&gt;masing-masing satu dalam setiap&lt;br /&gt;kelompok kata, dan 5 kata lama diambil setiap harinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TIPS:&lt;br /&gt;1. Usahakan jangan ada 2 kata yang dimulai dengan yang sama secara berurutan, &lt;br /&gt;misalnya 'lidah' dengan 'lutut'&lt;br /&gt;2. Anak-anak usia 6 bulan sudah bisa diajarkan. Lakukan dengan cara yang persis &lt;br /&gt;sama kalau anda mengajarnya bicara&lt;br /&gt;3. Ingat, membaca bukan berbicara&lt;br /&gt;4. Usaha mengajar bayi membaca dapat membaca dapat mempercepat berbicara dan &lt;br /&gt;memperluas perbendaharaan kata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TAHAP KETIGA : (kata-kata 'rumah')&lt;br /&gt;Sampai tahap ini, baik orang tua maupun anak harus melakukan permainan membaca &lt;br /&gt;ini dengan kesenangan dan minat besar. Ingatlah bahwa anda sedang menanamkan &lt;br /&gt;cinta belajar dalam diri anak anda, dan kecintaan ini akan berkembang terus &lt;br /&gt;sepanjang hidupnya. Lakukan permainan ini dengan gembira dan penuh semangat.&lt;br /&gt;1. Ukuran karton 7,5 cm tinggi dan 30 cm panjang&lt;br /&gt;2. Ukuran huruf 5 cm tinggi dan 3,5 cm lebar dengan jarak lebih dekat&lt;br /&gt;3. Huruf dan warna seperti tahap tahap kedua&lt;br /&gt;4. Terdiri dari nama-nama benda di sekeliling anak serta lebih dari 2 suku &lt;br /&gt;kata, misalnya: kursi, meja, dinding, lampu, pintu, tangga,jendela, dll&lt;br /&gt;5. Gunakan cara pada tahap kedua dengan setiap hari menambah 5 kata baru dari &lt;br /&gt;tahap ke tiga&lt;br /&gt;6. Setelah kata benda, masukkan kata milik, misalnya: piring, gelas, topi, &lt;br /&gt;baju, jeruk, celana,sepatu, dll.&lt;br /&gt;7. Setelah itu masukkan kata perbuatan, misalnya: duduk, berdiri, tertawa, &lt;br /&gt;melompat, membaca, dll&lt;br /&gt;8. Pada tahap kata perbuatan , agar lebih menarik, sambil menunjukkan kata &lt;br /&gt;tersebut, anda praktekkan sambil katakana 'Ibu melompat', 'kakak melompat', dsb&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TAHAP KEEMPAT :&lt;br /&gt;1. Ukuran kartu 4 cm tinggi dan 20 cm panjang&lt;br /&gt;2. Ukuran huruf 5 cm&lt;br /&gt;3. Huruf kecil, warna hitam&lt;br /&gt;4. Tunjukkan kata demi kata seperti tahap sebelumnya lalu gabungkan misalnya &lt;br /&gt;'ini' dan kata 'bola' menjadi 'ini bola'.&lt;br /&gt;5. Lakukan beberapa kata beberapa kali setiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TAHAP KELIMA : (susunan kata dalam kalimat)&lt;br /&gt;1. Pilihkan buku sederhana dengan syarat :&lt;br /&gt;Perbendaharaan kata tidak lebih dari 150 kata Jumlah kata dalam 1 halaman tidak &lt;br /&gt;lebih dari 15-20 kata&lt;br /&gt;Tinggi huruf tidak kurang dari 5 mm. Sedapat mungkin teks dan gambar terpisah. &lt;br /&gt;Carilah yang mendekati persyaratan tersebut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Salinlah kata-kata yang ada setiap halaman tersebut ke dalam satu kartu &lt;br /&gt;kira-kira ukuran 1 kertas A4. Huruf hitam, ukuran tinggi huruf 2,5 cm. Jumlah &lt;br /&gt;kartu 'susunan kata-kata' sama dengan jumlah halaman buku. Ukuran kartu harus &lt;br /&gt;sama walaupun jumlah kata tidak sama. Sekarang anda sudah mempunyai kartu-kartu &lt;br /&gt;dengan kata-kata yang ada dalam setiap halaman buku yang akan dibaca anak. &lt;br /&gt;Lubangi sisi kartu-kartu untuk dijilid menjadi sebuah buku yang isinya sama &lt;br /&gt;namun ukurannya lebih besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Bacakan kartu demi kartu pelan-pelan, sehingga anak belajar kalimat demi &lt;br /&gt;kalimat.&lt;br /&gt;4. Bacakan dengan ekspresi sesuai dengan kalimat bacaan.&lt;br /&gt;5. Lakukan secara rutin, minimal 5 kartu sebanyak 3 kali selama 5 hari.&lt;br /&gt;6. Ketika membaca kartu pada hari lainnya, kartu yang lama sebaiknya diulang. &lt;br /&gt;Setelah selesai kartu-kartu dibaca, simpanlah beurutan di dalam sebuah map atau &lt;br /&gt;dibinding deperti buku.&lt;br /&gt;7. Pada saat selesai 1 buku, berilah ijazah yg ditandatangani ibu, yg &lt;br /&gt;menyatakan bahwa pada hari ini, tanggal ini, pada usia anak sekian, telah &lt;br /&gt;selesai dibaca buku ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TAHAP KEENAM : (susunan kata dalam kalimat)&lt;br /&gt;Pada tahap ini, anak sudah siap membaca buku yg sebenarnya, karena dia sudah 2 &lt;br /&gt;kali melakukan hal itu. Perbedaan ukuran huruf dari 5 cm (Tahap 4), 2,5 cm &lt;br /&gt;(Tahap 5) dan 5 mm (Tahap 6 ini) adalah sangat berarti khususnya bagi anak yang &lt;br /&gt;masih sangat muda, karena itu juga berarti anda membantu mendewasakan dan &lt;br /&gt;memperbaiki indera penglihatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kunci Keberhasilan&lt;br /&gt;1. Jangan membosankan anak&lt;br /&gt;2. Jangan memaksa anak&lt;br /&gt;3. Jangan tegang&lt;br /&gt;4. Jangan mengajarkan abjad terlebih dahulu&lt;br /&gt;5. Bergembiralah&lt;br /&gt;6. Ciptakan cara baru&lt;br /&gt;7. Jawablah semua pertanyaan anak&lt;br /&gt;8. Berilah buku bacaan yang bermutu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penutup&lt;br /&gt;Pada dasarnya anak memiliki kemampuan yang luar biasa, khususnya pada usia yg &lt;br /&gt;semakin kecil. Hanya diperlukan perhatian, kemauan,ketekunan serta yang utama &lt;br /&gt;kasih sayang orangtua untuk membuatnya mampu mengeluarkan potensinya yg luar &lt;br /&gt;biasa tsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keinginan orangtua pada umumnya adalah :&lt;br /&gt;1. Menginginkan anak mereka bahagia di dalam hidupnya dengan menjadikan anak &lt;br /&gt;mereka tangguh dan siap bersaing.&lt;br /&gt;2. Untuk itu dibutuhkan anak yg cerdas baik rasional maupun emosional serta &lt;br /&gt;rasa ingin tahu yang besar.&lt;br /&gt;3. Anak dapat diketahui rasa ingin tahunya yang besar dari banyaknya pertanyaan &lt;br /&gt;yg diajukannya.&lt;br /&gt;4. Untuk memuaskan rasa ingin tahunya, anak harus dibimbing supaya suka membaca.&lt;br /&gt;5. Agar anak suka membaca, dibutuhkan kemampuan membaca dan sarana untuk &lt;br /&gt;membaca yang tidak lepas dari buku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, dengan buku yg merupakan "JENDELA ILMU", anak akan mampu membuka &lt;br /&gt;cakrawala kehidupan masa depannya dengan keceriaan. (Ikatan Dokter Indonesia)&lt;br /&gt;"Selamat berkarya untuk anak-anak tercinta !"&lt;br /&gt;Sumber: Buku "Mengajar Bayi Membaca" - Glenn Doman &lt;br /&gt;Author: Pravita Anjalipan&lt;br /&gt;Source web:http://www.mail-archive.com/ayahbunda-online@yahoogroups.com/msg29171.html&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6079803533062635934-2886474973745265289?l=tokomainananak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokomainananak.blogspot.com/feeds/2886474973745265289/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokomainananak.blogspot.com/2009/07/mengajar-bayi-membaca-metode-glenn.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6079803533062635934/posts/default/2886474973745265289'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6079803533062635934/posts/default/2886474973745265289'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokomainananak.blogspot.com/2009/07/mengajar-bayi-membaca-metode-glenn.html' title='Mengajar Bayi Membaca Metode Glenn Doman'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_bbHFqZ1XyUU/S1geydL1uyI/AAAAAAAAATE/WRTcLgOmVKQ/S220/didik.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_bbHFqZ1XyUU/SkwO4VYj-WI/AAAAAAAAAF8/3hGqLv-8nkQ/s72-c/babyreading.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6079803533062635934.post-7306096904151171494</id><published>2009-06-15T18:44:00.000-07:00</published><updated>2009-06-15T18:57:42.189-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips'/><title type='text'>Tips untuk Anak yang Susah Makan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_bbHFqZ1XyUU/Sjb8A4kickI/AAAAAAAAAF0/HegzZvh4XrM/s1600-h/babyfeed2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 109px; height: 111px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_bbHFqZ1XyUU/Sjb8A4kickI/AAAAAAAAAF0/HegzZvh4XrM/s320/babyfeed2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347738699664880194" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Anak saya susah makan, maunya hanya makan makanan tertentu. Dan lagi kalau makan diemut. Keluhan seperti itu sangat sering kita dengar dari para ibu. Tak jarang memberi makan anak menjadi  kegiatan yang membutuhkan kesabaran dan usaha ekstra. Anda juga menghadapi masalah seperti itu? Beberapa tips di bawah ini mungkin bisa membantu membuat waktu makan anak anda jadi saat yang menyenangkan.&lt;br /&gt;Ada beberapa tips yang saya temukan diinternet, dan saya terapkan kepada anak-anak saya:&lt;br /&gt;1.Jangan memberi  cemilan terutama yang manis-manis di saat mendekati jam makan anak. Hal ini akan membuat anak merasa kenyang dan cenderung kehilangan nafsu makan.&lt;br /&gt;2.Jadikan waktu makan sebagai sesuatu yang menyenangkan untuk anak. Gunakan mainan kesukaannya untuk menemani anak makan.&lt;br /&gt;3.Selalu bersabar. Jangan pernah marah karena si kecil tidak mau makan makanan yang kita suguhkan, apa lagi sampai memaksa, karena akan mengakibatkan si kecil merasa bahwa waktu makan adalah waktu yang tidak menyenangkan untuknya.&lt;br /&gt;4.Variasikan makanan si kecil agar tak bosan. Selain variasi jenis makanan, variasikan juga tampilan makanan agar menarik perhatian.  Sayuran misalnya, kebanyakan anak tiadk suka makan&lt;br /&gt;sayuran. Padahal kandungan gizinya luar biasa. Padahal, menyiasatinya tak&lt;br /&gt;sulit. Sayuran bisa dijadikan bentuk-bentuk yang menarik. Warnanya pun&lt;br /&gt;mendukung untuk menarik perhatian anak. Dalam hal ini, dituntut kreativitas&lt;br /&gt;sang ibu.&lt;br /&gt;5.Beri contoh dengan mengkonsumsi makanan yang sama dengan lahap.&lt;br /&gt;Bila anak melihat orang tua memakannya, maka anak akan cenderung meniru dan&lt;br /&gt;juga ikut memakannya. Tanpa dipaksapun, anak akan ingin mencoba makanan&lt;br /&gt;tersebut. Tak akan ada gunanya memaksa anak makan sayur, sedangkan orang tuanya&lt;br /&gt;tidak makan sayuran.&lt;br /&gt;6.Bila mengajak anak ke restoran, pilihlah restoran yang memberikan pilihan menu&lt;br /&gt;makanan yang cukup sehat. Jangan terlalu sering membawa anak ke restoran fast&lt;br /&gt;food. Makan di restoran juga bisa digunakan untuk mengajar anak berperilaku baik saat makan.&lt;br /&gt;7.Jangan memberikan susu terlalu banyak agar anak masih bisa makan. Berikanlah susu&lt;br /&gt;dengan takaran yang sama namun dengan air yang lebih sedikit agar si kecil lebih mudah&lt;br /&gt;menghabiskannya walaupun kandungan gizinya tetap sama.&lt;br /&gt;Semoga tips di atas dapat membuat anak Anda lebih mudah makan sehingga kebutuhan nutrisinya selalu terpenuhi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6079803533062635934-7306096904151171494?l=tokomainananak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokomainananak.blogspot.com/feeds/7306096904151171494/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokomainananak.blogspot.com/2009/06/tips-untuk-anak-yang-susah-makan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6079803533062635934/posts/default/7306096904151171494'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6079803533062635934/posts/default/7306096904151171494'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokomainananak.blogspot.com/2009/06/tips-untuk-anak-yang-susah-makan.html' title='Tips untuk Anak yang Susah Makan'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_bbHFqZ1XyUU/S1geydL1uyI/AAAAAAAAATE/WRTcLgOmVKQ/S220/didik.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_bbHFqZ1XyUU/Sjb8A4kickI/AAAAAAAAAF0/HegzZvh4XrM/s72-c/babyfeed2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6079803533062635934.post-8486615462171300159</id><published>2009-06-02T09:18:00.000-07:00</published><updated>2011-04-02T20:35:21.817-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Games Edukatif'/><title type='text'>Download  Games Edukatif Gratis</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_bbHFqZ1XyUU/SiVdhFQLMyI/AAAAAAAAADA/XP3rZZRNuaM/s1600-h/e-learning-kids165x165.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 165px; height: 126px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_bbHFqZ1XyUU/SiVdhFQLMyI/AAAAAAAAADA/XP3rZZRNuaM/s320/e-learning-kids165x165.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5342779355872047906" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jenis permainan games komputer bermanfaat untuk mengenalkan anak pada teknologi informasi sekaligus dapat melatih perkembangan otak dan motorik anak. Kreatifitas dan daya pikir anak akan lebih cepat berkembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ingat..dalam memilih games anak sebaiknya orang tua harus bisa pilah-pilih. Tips yang bisa anda gunakan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pilih Games yang sesuai dengan usia anak&lt;br /&gt;2. Sesuaikan tingkat kesulitan dan edukasi apa yang akan diperoleh anak&lt;br /&gt;3. Dampingi anak dan berikanlah penjelasan dan informasi yang bermanfaat&lt;br /&gt;4. Kelolalah waktu anak anda sehingga tidak melupakan waktu belajar dan mengerjakan tugas sekolah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda dapat mendownload games edukatif untuk anak anda  &lt;a href="http://www.divinekids.com/download.html"&gt;di sini&lt;/a&gt;. Tersedia puluhan macam games yang bisa anda pilih. Games-games ini adalah buatan Indonesia dan sudah mendapat pengakuan dari Kak Seto lho.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6079803533062635934-8486615462171300159?l=tokomainananak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokomainananak.blogspot.com/feeds/8486615462171300159/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokomainananak.blogspot.com/2009/06/download-games-edukatif-gratis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6079803533062635934/posts/default/8486615462171300159'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6079803533062635934/posts/default/8486615462171300159'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokomainananak.blogspot.com/2009/06/download-games-edukatif-gratis.html' title='Download  Games Edukatif Gratis'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_bbHFqZ1XyUU/S1geydL1uyI/AAAAAAAAATE/WRTcLgOmVKQ/S220/didik.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_bbHFqZ1XyUU/SiVdhFQLMyI/AAAAAAAAADA/XP3rZZRNuaM/s72-c/e-learning-kids165x165.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
